Bully Ormas Front Pembela Islam Gara-gara Petamburan Kena Corona, Eh Ngga Tahunya Yang Kena Mahasiswa Asrama Gereja Bethel

Bully Ormas Front Pembela Islam Gara-gara Petamburan Kena Corona, Eh Ngga Tahunya Yang Kena Mahasiswa Asrama Gereja Bethel

Jumat, 17 April 2020

Asrama Mahasiswa Gereja Bethel dijaga aparat setelah puluhan Mahasiswanya kena corona dan ratusan di karantina

[KlikLembaran] - Apa-apa yang berbau ormas Front Pembela Islam (FPI) memang menjadi sasaran empuk buat para pembencinya.

Seperti berita yang dimuat oleh Liputan6 dengan judul "Petamburan Jadi Kelurahan Terbanyak Kasus Positif Covid-19 di Jakarta."


Karena ada kata "Petamburan" yang diketahui sebagai markas FPI langsung saja diserang oleh para pembenci.

"Front pembela Islam di serang tentara Allah... Ngakak aku....wwkkkwwkkkwwkkk," kata akun Wike Yanto.

"Woi, ini smua kok ngk ada yg belain lasekar, mereka kan cuma mau cepat ketemu 72 bidadari, pada ngiri ya," kata akun Nurdin Mr.

"Ah ini pasti virus covid19 yg enggak ngerti markasnya kaum pemilik sorga," kata akun Didi Aryamanto.

Di laman Liputan6 memang tidak disebutkan apakah Petamburan yang dimaksud itu markas FPI atau tidak. Namun demikian, di laman kantor berita Antara disebutkan.

Lurah Petamburan Setyanto mengatakan, klaster Bethel yang menjadi tempat penyebaran COVID-19 dan menginfeksi 34 orang saat ini sudah diisolasi dan dijaga ketat pihak keamanan dari TNI dan Polri.

"Infonya sekitar 34 mahasiswa yang positif. Semua penghuni tidak diperkenankan keluar dengan alasan agar tidak menularkan ke orang lain. Asrama Bethel saat ini dijaga oleh TNI dan Polri," kata Setyanto saat dihubungi, Kamis (16/4/2020), seperti dikutip Antara.

Terang saja para pembenci FPI itu langsung diserang pembela FPI.

"Wah..kirain di markas FPI, gak taunya di sarang domba Yesus," kata akun Shinanchala.

"Satu lagi pembenci para ulama. Baca judul berita langsung nyamber, tahunya nembak kelompoknya sendiri," kata akun Amal Maruf.[al212]

Video aktivitas di asrama Mahasiswa Gereja Bethel Petamburan setelah terkena corona/covid-19